Ketenagakerjaan

I.

A. KETENAGAKERJAAN
: penduduk dengan segala potensi yang dimilikinya dikategorikan menjadi penduduk usia kerja (15-65) dan
penduduk diluar usia kerja (65).

Penduduk Usia Kerja
: dibagi menjadi angkatan kerja dan bukan angkatan kerja.
a. angkatan kerja: penduduk yang berumur diatas 15 tahun yang mencari pekerjaan ataupun yang sedang bekerja*.
b. bukan angkatan kerja: penduduk diatas 15 tahun yang masih sekolah, mengurus rumah tangga, ataupun yang cacat.

* bekerja dibagi 2, ada bekerja penuh dan tidak penuh. bekerja penuh berarti seseorang bekerja diatas 35 jam dalam seminggu.

B. KESEMPATAN KERJA
: jumlah penduduk yang berpartisipasi dalam
pembangunan dengan melakukan suatu pekerjaan dan menghasilkan
pendapatan.

Kesempatan Kerja:
a. Permanen: yg memungkinkan seseorang bekerja terus menerus sampai pensiun
b. Temporer: seseorang bekerja dalam waktu yang relatif singkat dan menganggur untuk menunggu pekerjaan baru

C. INDIKATOR KETENAGAKERJAAN
a. Rasio Ketergantungan
b. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
c. Tingkat Pengangguran Terbuka
d. Tingkat Produktivitas Tenaga Kerja

D. PENGANGGURAN
: penduduk usia kerja yang termasuk angkatan kerja dan tidak memiliki pekerjaan ataupun sedang mencari pekerjaan.

macam pengangguran:
a. pengangguran terbuka: orang yang sedang mencari pekerjaan.
b. pengangguran terselubung: angkatan kerja yang telah memiliki pekerjaan namun masih bekerja dalam waktu kurang dari 35 jam dalam seminggu.

jenis pengangguran:
a. pengangguran voluntair: pengangguran yang terjadi secara
sukarela karena mencari pekerjaan dengan pendapatan yang lebih baik
b. pengangguran teknologi: pengangguran yang diakibatkan oleh
semakin meningkatnya penggunaan alat-alat mesin, komputerisasi,
bahkan robot dalam proses produksi, yang merupakan produk
teknologi, hal ini mengakibatkan penggunaan tenaga kerja menjadi
berkurang
c. pengangguran deflatoir: pengangguran yang terjadi karena
menurunnya kegiatan perekonomian suatu negara sehingga
permintaan masyarakat ikut menurun
d. pengangguran struktural: pengangguran yang disebabkan oleh
adanya perubahan pada struktur ekonomi dari suatu negara

II.

A. PEMBANGUNAN EKONOMI

: suatu proses yang
menyebabkan pendapatan per kapita penduduk suatu masyarakat
meningkat dalam jangka panjang

B. MASALAH POKOK PEMBANGUNAN

a. Kemiskinan
b. Ketimpangan dalam distribusi pendapatan
c. Pengangguran
d. Inflasi

C. HAMBATAN

a. Perkembangan dan pertumbuhan penduduk tinggi, namun pendidikan rendah
b. Perekonomian bersifat dualistik
c. Pembentukan modal rendah
d. Struktur ekspor yang didominasi bahan mentah
e. Proses sebab-akibat kumulatif

III.

A. PERTUMBUHAN EKONOMI
: Simon Kuznets, pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan
kapasitas dalam jangka panjang dari negara yang bersangkutan untuk
menyediakan berbagai barang ekonomi bagi penduduknya.

faktor yang mempengaruhi:
a. faktor ekonomi:
1. sumber alam,
2. modal,
3. organisasi,
4. teknologi,
5. pembagian kerja, dan
6. skala produksi.

b. faktor nonekonomi:
1. manusia,
2. sosial,
3. budaya, dan
4. politik dan administratif.

B. MENGUKUR LAJU PERTUMBUHAN

a. Cara Tahunan
b. Cara Rata2 Tiap Tahun
c. Cara Compounding Factor

IV.
DAMPAKNYA:
1. Pendapatan nasional menurun
2. Pendapatan perkapita masyarakat rendah
3. Produktivitas tenaga kerja rendah
4. Upah rendah
5. Investasi rendah
6. Sumber kemiskinan
7. Boros SDA dan potensi yang ada

UPAYA:
1. Menciptakan lapangan kerja
2. Menumbuhkan usaha baru
3. Meningkatkan ketrampilan tenaga kerja
4. Menumbuhkembangkan usaha mikro
5. Kebijakan pemerintah pusat dan pemda harus sesuai
6. dsb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s