Perangkat Keras Internet

1. KOMPUTER
: Perangkat yang mutlak untuk dapat mengakses internet. Biasanya menggunakan sistem operasi Windows.

2. Modem
: Merupakan singkatan dari MOdulator DEModulator. Gunanya untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital ataupun sebaliknya. Ditransmisikan dalam bentuk gelombang elektromagnetik.

I. Modem Dial Up terbagi 2 ->
a. Modem Internal
: Modem internal terdapat di dalam komputer terutama pada
slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.

Keuntungan menggunakan modem internal sebagi berikut.
a) Lebih hemat tempat dan harga lebih ekonomis
b) Tidak membutuhkan adaptor sehingga terkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel.

b. Modem Eksternal
: Modem eksternal merupakan modem yang letaknya diluar CPU komputer. Modem ekternal dihubungkan ke komputer melalui port com atau USB. Pemasangan modem ini adalah dengan cara menghubungkan modem ke power dan menghubungkannya lagi ke adaptor lalu disambungkan kembali ke listrik.

Keuntungan modem eksternal:
a) Portabilitas yang cukup baik sehingga bisa pindah-pindah untuk digunakan pada komputer lain
b) Dilengkapi lampu indikator sehingga mudah untuk memantau status dari modem.

II. Modem Kabel
: perangkat keras yang menyambungkan PC dengan sambungan TV kabel. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan modem dialup atau modem ADSL.

III. Modem ADSL
: Merupakan singkatan dari Asymmetric Digital Subscriber Line. Modem ini adalah salah satu bentuk dari teknologi DSL.
Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain.

3. HUB
: untuk menggabungkan beberapa komputer menjadi satu buah kelompok jaringan.

negatifnya ; ia akan membroadcast semua paket yang akan dikirim ke salah satu IP Tujuan maksudnya apabila data suatu informasi yang diterima.

4. Repeater
: Perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli.

5. Bridge
: perangkat lunak menghubungkan dua buah jaringan secara fisik yang menggunakan protocol sama/sejenis. Dengan bridge sebuah paket data mampu dikirim dari satu LAN ke LAN lain.

6. Router
: Berguna untuk menghubungkan dua buah LAN dengan tipe sama, router juga bisa untuk menghubungkan dua buah LAN dengan tipe berbeda.

7. Kabel UTP
: Digunakan sebagai penghubung antar komputer, switch ataupun router, serta jaringan lainnya.

8. Konektor RJ
: Digunakan sebagai penghubung kabel UTP.

9. Kabel Koaksial
: Digunakan sebagai peredam sinyal agar tidak membalikkan dan mengganggu sinyal aslinya.

10. Adapter
: Digunakan sebagai pengendali periferal yang terpasang tanpa menggunakan kabel. Biasanya adapter ini berbentuk card atau board yang berisi rangkaian elektronik.

11. Switch
: Digunakan untuk menghubungkan jalur komunikasi data dari setiap segmen jaringan ke jaringan tertentu.

12. Ethernet Card (LAN Card)
: Digunakan untuk kartu antarmuka jaringan, untuk transmisi data antarkomputer yang terkoneksi. Disebut juga Network Interface Card (NIC).

Jenis Ethernet Card:
a. Ethernet
b. Fast Ethernet
c. Gigabit Ethernet
Perbedaan-perbedaan tersebut mempengaruhi kecepatan transfer datanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s